Selasa, 23 Mei 2017

Antara Ulangtahun, Pernikahan dan NEW YORK

April tahun ini terasa jauh lebih istimewa dan penuh kejutan buatan gw. Terkejut karena usia gw telah menginjak 35 taon which is udah cukup tua untuk pria segera menikah. Tapi hilal jodoh belum juga menampakan semburatnya walau hanya setitik. Hahahaa....

Lalu bulan ini gw juga dikejutkan oleh short message service adik kedua gw disore hari saat gw sedang adu rembuk membahas beberapa project bersama kawan.

"Assalamualaikum bro. Maaf ya, aku duluan bro. Tadi aku habis lamaran. Semoga saat hari km juga segera menyusul."

Demmmnnn!!!! Bikin shock, bulir-bulir lembut bubble dr green tea late yg sedang gw seruput nyaris tersangkut ditenggorokan. Well, adik gw akan kembali melangkahi gw menuju pelaminan, dan seperti sebelumnya gw adalah orang terakhir dikeluarga inti yg dpt info bahagia sekaligus bikin sesek ini. Sesek bukan karena akan kembali didahului menikah oleh adik gw,  tapi nelangsa karena sebagai abang yg dilangkahi permohonan ijin itu justru datang setelah lamaran terjadi. My Godddd gw gak penting-penting amat rupanya di keluarga ini. Hahahahahaha.

Tapi satu hal yg bikin gw sumringah. Tunggu!!! Tersenyum lebar tepatnya, karena April kmrn adalah bulan penting dlm kemajuan karier yg jatuh bangun gw usahakan bertahun-tahun lamanya. Koji Daily Wear, second brand gw pada akhirnya terbang jauh dan mendarat di Indonesia Fashion Gallery NEW YORK. 

Sebuah pencapaian yg gak mudah untuk bisa sejauh ini, dimana tahun lalu sempat berada dititik nol. 




Photo edited by my self.

Kamis, 04 Mei 2017

Keranjingan

Flash back ke 15 tahun lalu, saat era milenium baru saja menginjak usia 1 tahun, dan disaat kelulusan gw dari bangku SMA juga baru seumur jagung, rasanya perkembangan teknologi saat itu berjalan lamban selambat siput yg sedang lomba lari marathon dgn kancil. Punya Handphone Nokia 3310 serasa sudah mevah bgt saat itu, ya gak sih? Yekan?!

Tapi coba tengok sekarang, perkembangan teknologi disemua bidang seperti saling menyalip satu sama lain. Hidup berasa makin canggih. Semua ada dalam genggaman. Cuma perlu ujung telunjuk, kita bisa membuka cakrawala dunia. Aihh sedap!

Suka nyanyi?
Biasa nyanyi dimana? Kamar mandi atau ruang karoke?
Kalau mau jujur gw lebih sering memacu urat leher dan suara sumbang gw dikamar mandi. Sering-sering berkunjung ke tempat karoke bisa bikin rekening jungkir balik! Muahal. Kecuali ada yg bayarin, itu beda perkara.

Well, sekarang itu hidup betul-betul dimanjakan dgn teknologi. Seperti halnya pengen ketemu dgn pacar yg nun jauh disana tinggal buka aplikasi chat, geser ke menu video call, voilaaaaaa.....real time sudah bisa bertatap wajah walau jarak ribuan mil memisahkan. Lalu kelaperan tengah malam, tinggal buka aplikasi penyedia panganan 24 jam online habis perkara, pemadam kelaparan datang, lapar teratasi. Nah pengen nyanyi-nyanyi cantik tinggal unduh aplikasi Smule di smart phone loe dan taraaaaaaaaaa....loe bisa tendem dgn penyanyi-penyanyi dadakan yg tersebar diseantero jagat. Mau yg bersuara empuk nan renyah dengan paras rupawan atau yg bersuara sember dgn liukan tubuh ora genah. Tinggal pikih sob.

Jadi CONCLUSION dr postingan gw kali ini, gw cuma mau bilang:
GW LAGI KERANJINGAM SMULEAN 😆😆😆😆


                  






-SEKIAN-